spacer spacer spacer spacer
HUT RI ke-63 spacer Gatra Mobile

All Daily News Magazine
spacer spacer spacer spacer spacer spacer spacer
spacer

User ID :
Password :
Anggota baru ?
Lupa password ?

[ Indeks Berita ]
[ Daftar Komentar ]
sudut
spacer
spacer
spacer
EKONOMI
spacer
 
Rumah Sederhana
REI Minta PPN Rumah Sederhana Dihapuskan

Jakarta, 24 Desember 2001 18:34
DPP Realestat Indonesia (REI) meminta agar penghapusan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk konsumen yang membeli rumah sederhana (RS) tetap diberlakukan pada tahun 2002.

Wakil Ketua Umum DPP REI, Lukman Purnomosidi kepada wartawan di Jakarta, Senin, mengatakan, kebijakan pemerintah mengenai pengenaan PPN atas RS bersubsidi tersebut akan memberatkan konsumen.

"Kami berharap pemerintah tetap memberlakukan kebijakan penghapusan PPN sebesar 10 persen terhadap konsumen yang membeli RS bersubsidi ," katanya.

Sebelumnya, PPN atas rumah sederhana dan rumah sangat sangat sederhana (RS/RSS) dibebankan kepada pemerintah artinya konsumen yang membeli rumah tipe bersubsidi tersebut tidak dikenakan PPN.

Namun, mulai tahun 2002, pemerintah akan mengenakan PPN sebesar 10 persen terhadap konsumen yang membeli rumah tipe RS.

"Kalau harga rumahnya Rp 20 juta maka mulai Januari 2002 akan bertambah menjadi Rp 22 juta," kata Lukman.

Sementara itu, Sekjen DPP REI, Darmasetiawan Bachir mengatakan, untuk tahun anggaran 2002, REI berharap pemerintah memberbanyak alokasi dana subsidi Kredit Pemilikan Rumah (KPR) untuk RS daripada RSS.

"Kami meminta alokasi KPR-RS sebesar 70 persen sementara KP-RSS cukup 30 persen, karena kecenderungan masyarakat membeli RS lebih banyak dibandingkan RSS," katanya.

Pada tahun 2001, dari 56.081 KP-RS/RSS yang disediakan pemerintah, ada sebanyak 32.000 atau sekitar 60 persen diantaranya merupakan KP-RSS sedangkan 40 persen sisanya untuk RS.

Menurut Bachir, pada tahun 2001, alokasi KP-RSS yang disediakan pemerintah tidak terserap semuanya, sementara di sisi lain RS yang sudah terlanjur dibangun pengembang tidak mendapatkan alokasi subsidi.

Berdasarkan data BTN, ada sebanyak 27.000 KP-RSS yang tidak terserap pasar hingga akhir tahun 2001, sedangkan sekitar 10.000 unit rumah tidak mendapat jatah KP-RS. [Dh, Ant]


printer Versi Cetak email Kirim Berita ke Teman komentar Komentar Anda

 
spacer
sudut spacer sudut  

sudut spacer sudut
search calendar
<< 24 December 2001 >>
SuMTW ThFSa
dotdotdotdotdotdot1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031
spacer

All Daily News Magazine
sudut spacer
sudut sudut
spacer