spacer spacer spacer spacer
HUT RI ke-63 spacer Gatra Mobile

All Daily News Magazine
spacer spacer spacer spacer spacer spacer spacer
spacer

User ID :
Password :
Anggota baru ?
Lupa password ?

[ Indeks Berita ]
[ Daftar Komentar ]
sudut
spacer
spacer
spacer
NASIONAL
spacer
 
Mendagri Instruksikan Pemda Sulteng Ambil Langkah Kongkrit di Poso

Jakarta, 21 Desember 2001 13:22
Mendagri Hari Sabarno menginstruksikan Gubernur Sulteng, DPRD dan Bupati di Poso, Sulawesi Tengah, untuk segera melakukan langkah-langkah kongkrit dalam menindaklanjuti perdamaian yang baru disepakati di Poso, agar pembangunan dan pelaksanaan pemerintahan dapat berjalan kembali di wilayah tersebut.

"Suasana kondusif yang sudah terjadi hendaknya ditindaklanjuti oleh Pemda dengan melakukan pembangunan sehingga situasinya bisa berjalan kembali dengan baik," kata Mendagri di Jakarta, Jumat, usai acara halal bihalal dengan jajaran Depdagri.

Mendagri mengatakan, langkah-langkah pembangunan dan rehabilitasi harus segera dan dilakukan secara paralel dengan aparat keamanan dan penegak hukum lainnya, sehingga roda pemerintahan dan kehidupan di Poso bisa kembali pulih.

Dia juga menyatakan, langkah-langkah cepat dari pemerintah daerah sangat diharapkan sehingga konflik antara pihak muslim dan kristiani yang terlibat langsung dalam pertiakaian SARA di Kabupaten Poso, Sulteng, tidak terjadi lagi dan menjadi peristiwa terakhir.

Pihak-pihak yang bertikai di Poso, Kamis (20/12), mencapai kata sepakat untuk menghentikan konflik dan semua bentuk perselisihan, serta menjalankan syariat agama masing-masing dengan saling menhormati sesuai aturan yang ada.

Kesepakatan kedua belah pihak tertuang dalam sepuluh butir Deklarasi Malino, Sulsel, yang dibacakan Menko Kesra Jusuf Kalla, dan diwarnai dengan suasana haru saling berpelukan di antara peserta yang hadir.

Penandatanganan Deklarasi di kota yang berjarak 77 Km sebelah timur kota Makasar, Sulsel, itu disaksikan tujuh mediatior, seperti Jusuf Kalla, Gubernur Sulsel HZB Palaguna, Gubernur Sulteng Aminuddin Ponulele, Pangdam VII Wirabuana Mayjen Ahmad Yahya, dan Kapolda Sulteng Brigjen Pol. Zainal Abidin Ishak.

Selain itu, sebanyak 24 saksi peninjau dari unsur organisasi keagamaan, cendekiawan dan pemerintah, antara lain Din Syamsudin (MUI), Pendeta Natan Setiabudi (PGI), J. Likuada (KWI), Irjen Pol Jusuf Manggabarani (Mabes Polri), Mayjen Bambang Sutedjo (Kantor Polkam), serta Mayjen SN Suwisma (Mabes TNI).

Isi deklarasi itu, antara lain kedua pihak menolak pemberlakuan darurat sipil dan campur tangan pihak asing, serta sepakat untuk mengembalikan hak-hak sekaligus kepemilikan penduduk seperti sebelum konflik berlangsung.

Kemudian, pengungsi akan kembali ke tempat asal masing-masing dan bersama-sama pemerintah kedua pihak akan merehabilitasi sarana dan prasarana ekonomi secara menyeluruh, menyangkut bidang politik, keamanan, hukum dan sosial.

printer Versi Cetak email Kirim Berita ke Teman komentar Komentar Anda

 
spacer
sudut spacer sudut  

sudut spacer sudut
search calendar
<< 24 December 2001 >>
SuMTW ThFSa
dotdotdotdotdotdot1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031
spacer

All Daily News Magazine
sudut spacer
sudut sudut
spacer