spacer spacer spacer spacer
HUT RI ke-63 spacer Gatra Mobile

All Daily News Magazine
spacer spacer spacer spacer spacer spacer spacer
spacer

User ID :
Password :
Anggota baru ?
Lupa password ?

[ Indeks Berita ]
[ Daftar Komentar ]
sudut
spacer
NUSANTARA
spacer
 
Riau Tetap Perjuangkan Bagi Hasi Gas Natuna

Jakarta, 19 Desember 2001 15:10
Pemerintah provinsi Riau tetap memperjuangkan bagi hasil gas Natuna ke pemerintah pusat sebab berdasarkan Undang Undang nomor 25/1999 tetang Perimbangan Keuangan Pusat dan Daerah, Riau berhak memperoleh jatah dari produksi minyak dan gas di Natuna tersebut.

"Meski pemerintah pusat berdalih bahwa Riau tidak memperoleh bagi hasil dari gas Natuna, kita tetap akan memperjuangkannya," kata Ketua Tim Migas Riau, Tengku Amir Sulaiman di Pekanbaru, Rabu.

Menurut dia, Tim Migas yang dibentuk pemerintah provinsi Riau akan bekerjasama dengan pemda kabupaten Natuna, untuk memperjuangkan bagi hasil gas tersebut.

Ia mengatakan, pemerintah pusat melalui Depkeu menyatakan Riau tidak memperoleh bagi hasil gas Natuna karena berdasarkan Undang Undang Kelautan, batas kewenangan pemprov Riau hanya 12 mil, sedangkan selebihnya merupakan kewenangan pusat.

Ia mengakui operasional pertambangan gas Natuna diluar 12 mil lepas pantai, tapi masih berada dalam otority wilayah Riau.

"Hanya berdasarkan kewenangan di perairan itu, pusat telah menetapkan Riau tidak memperoleh apa-apa dari gas Natuna begitu juga Pemdakab Natuna," ungkap Amir. Padahal, lanjut dia, UU nomor 25/1999 telah menjelaskan daerah penghasil migas memperoleh 15 persen bagian dari produksi penjualan migas tersebut.

Menurut dia, bagian dari 15 persen itu dibagi lagi enam persen untuk daerah penghasil (kabupaten Natuna), enam persen untuk daerah non penghasil (kabupaten/kota lain di Riau) dan tiga persen untuk provinsi.

Ia menjelaskan, tuntutan dari pemprov Riau terhadap bagi hasil gas Natuna telah menunjukkan hasilnya, diantaranya janji pemerintah pusat untuk merealisasikan tuntutan tersebut.

"Pusat berjanji Riau memperoleh bagian dari gas Natuna, namun kapan diserahkan dan berapa besarnya belum diketahui," ujar Tengku Amir seraya mengatakan janji tersebut akan terus dituntut sebab dikuatirkan pemerintah pusat mungkir.

Itu sebabnya, lanjut dia, dalam waktu dekat Tim Migas akan bertemu dengan konsorsium pertambangan gas Natuna untuk mengetahui berapa besar produksi migas, cadangannya serta penghasilan.

printer Versi Cetak email Kirim Berita ke Teman komentar Komentar Anda

 
spacer
sudut spacer sudut  

sudut spacer sudut
search calendar
<< 24 December 2001 >>
SuMTW ThFSa
dotdotdotdotdotdot1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031
spacer

All Daily News Magazine
sudut spacer
sudut sudut
spacer