spacer spacer spacer spacer
HUT RI ke-63 spacer Gatra Mobile

All Daily News Magazine
spacer spacer spacer spacer spacer spacer spacer
spacer

User ID :
Password :
Anggota baru ?
Lupa password ?

[ Indeks Berita ]
[ Daftar Komentar ]
spacer
Teras BRI
spacer
BritAma BRI
spacer
spacer
Wisma Indonesia London
spacer
AQUA
spacer
panduan
Valid HTML 4.0!
sudut
spacer
spacer
spacer spacer spacer spacer spacer
TOPIK KITA HARI INI  
spacer
 
Film Walisongo
Wali Songo Mampir Bioskop
des-23-oke-film

Jakarta, 23 Desember 2001 00:37
Sunan Kalijaga adalah Wali Pertama yang mampir di bioskop. Dan ternyata berbondong orang menontonnya. Menurut data Perfini, pada 1984 itu Sunan Kalijaga menjadi film terlaris nomor dua di Jakarta. Penonton pembeli tiket mencapai jumlah 575.000 lebih. Kabarnya, Sunan Kalijaga menghasilkan pemasukan lebih dari Rp 1 milyar, jumlah uang cukup besar ketika itu.

Dari segi artistik, film ini juga diakui. Sunan Kalijaga tahun itu memperoleh beberapa nominasi untuk meraih Piala Citra. Mulai sutradara, penulis skenario hingga pemeran utama Sunan Kalijaga, Deddy Mizwar, diunggulkan dapat piala tertinggi film nasional yang kini telah tak ada itu. Tapi Sunan Kalijaga gagal merebut satu pun Piala Citra. Film ini cuma memperoleh Piala S. Toetoer untuk poster film terbaik, dan Piala Djamaluddin Malik untuk produsernya, PT Tobali Indah, sebagai penghargaan bagi produser idealis.

Setahun setelah produksi Sunan Kalijaga, beberapa film wali menyusul. Pada 1985 menyusul Sembilan Wali yang diproduksi Raam Soraya lewat PT Soraya Intercine Films. Tahun itu juga ada Sunan Gunung Jati, produksi PT Inem Film. Sementara PT Tobali Indah mengajak PT Empat Gajah Film menyiapkan Sunan Kalijaga dan Syech Siti Jenar. Cuma, mengulangi sukses Sunan Kalijaga ternyata tak gampang. Meski untuk menarik perhatian memaksakan mempertemukan ke sembilan wali tersebut di layar kaca. Padahal menurut catatan sejarah ketika Sunan Gunung Jati lahir, Sunan Gresik --alias Maulana Malik Ibrahim-- sudah wafat 29 tahun sebelumnya.
[Edisi Khusus Lebaran, Gatra Nomor 05-06 Beredar Kamis, 13 Desember 2001] [ Print | Email ]
 
   
Lomba Journalistik GATRA
spacer
spacer
YANG HANGAT
spacer
 
KTT Pemimpin Islam
KTT Pemimpin Muslim Dunia Keluarkan Deklarasi Jakarta
Jakarta, 22 Desember 2001 22:23
Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Pemimpin Muslim Dunia, Sabtu sore ditutup di Jakarta dengan pembacaan "Deklarasi Jakarta" oleh Sisters Mucha Shim Q Arquiza dari Philiphina. Dalam "Deklarasi Jakarta" antara lain disebutkan bahwa Islam adalah agama perdamaian dan keadilan serta jalan hidup. [ Print | Email ]


Kesehatan Soeharto
Tim Dokter: Soeharto Telah Melewati Masa Krisis
Jakarta, 22 Desember 2001 22:20
Setelah melewati masa krisis kemarin, menurut angota tim dokter Soeharto, kesehatan mantan presiden berumur 80 tahun itu tingal menunggu perkembangan dalam 3 hari ini. jika dalam tiga hari (setelah Jumat (22/12) kondisi Soeharto stabil, atau tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, maka rehabilitasi semakin cepat,” kata Dokter Ary Haryanto. [ Print | Email ]


Hari Ibu
Presiden: Kiprah Perempuan Harus Alami
Jakarta, 22 Desember 2001 21:21
"Saya ingin kiprah perempuan Indonesia dalam setiap aspek kegiatan pembangunan dapat dilihat sebagai sesuatu yang lazim atau biasa," kata Presiden dalam sambutan tertulisnya dalam rangka Hari Ibu ke-73 yang dibacakan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan Sri Redjeki di Jakarta, hari ini. [ Print | Email ]


 
Tommy Tertangkap
Besok Tommy Teken BAP Kasus Pembunuhan Hakim Agung
Jakarta, 22 Desember 2001 20:16
"Hari ini mas Tommy menjalani pendalaman dari keterangan sebelumnya," kata kuasa hukumnya Elza Syarief sore ini ketika keluar dari Gedung Serse Polda Metro Jaya. Besok, lanjut Elza, kemungkinan besar Tommy akan menandatangani BAP untuk dua kasus, yaitu pembunuhan Hakim Agung Syafiuddin Kartasasmita serta kepemilikan senjata api dan bahan peledak. [ Print | Email ]


Afganistan Paska Taliban
Kelompok Perempuan Garis Keras Tolak Pemerintahan Hamid Karzai
Islamabad, 22 Desember 2001 19:12
Safoora Walid, aktivis kondang dari Perhimpunan Perempuan Revolusioner Afghanistan (RAWA), menegaskan menolak pemerintahan sementara Hamid Karzai dengan alasan: Karzai adalah oportunis, beberapa anggota kabinetnya melakukan kejahatan perang. "Mereka mesti diadili sebagai penjahat perang seperti mantan pemimpin Yugoslavia," Walid. [ Print | Email ]


Pengampunan Untuk Soeharto
Wapres: Abolisi melihat segi Kemanusiaan
Kendal, 22 Desember 2001 17:21
Wakil Presiden Hamzah Haz mengatakan bahwa pemberian abolisi (pengampunan) kepada mantan presiden Soeharto bukan merendahkan hukum atau meredam kesalahan seseorang. “Tapi melihat segi kemanusiaan," kata Hamzah saat silaturahmi dengan ulama dalam rangka haul KH Asyari (Sunan Katong) di Kendal, Jawa Tengah. [ Print | Email ]


 
spacer
sudut spacerspacer sudut spacer spacer spacer

sudut spacer spacer sudut
      diagonal GATRA MAJALAH   
  spacer spacer spacer
   
 
sudut   sudut
spacer

sudut spacer spacer spacer sudut
spacerspacer   
spacer
spacer spacer
nusa
 
sudut     sudut
spacer spacer

sudut spacer sudut
search calendar
<< 23 December 2001 >>
SuMTW ThFSa
dotdotdotdotdotdot1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031
spacer

All Daily News Magazine
sudut spacer
sudut sudut
spacer