spacer spacer spacer spacer
HUT RI ke-63 spacer Gatra Mobile

All Daily News Magazine
spacer spacer spacer spacer spacer spacer spacer
spacer

User ID :
Password :
Anggota baru ?
Lupa password ?

[ Indeks Berita ]
[ Daftar Komentar ]
sudut
spacer
spacer
spacer
EKONOMI
spacer
 
Bisnis Seluler
Saham Telkom Di Telkomsel Akan Dilepas Ke Singtel

Jakarta, 5 Desember 2001 16:28
PT Telkom berencana untuk melepaskan sebagian sahamnya di Telkomsel kepada Singapore Telecom yang saat ini sudah menguasai 22 persen saham di perusahaan seluler terbesar di Indonesia tersebut.

Direktur Operasi dan Pemasaran PT Telkom Komarudin SK di sela rapat dengar pendapat Komisi IV dengan Jasa Marga, Pelindo II, Garuda dan Telkom di Jakarta, Rabu, mengatakan, Telkom akan melepas sahamnya itu namun tetap akan menjadi pemegang saham mayoritas.

Telkom saat ini menguasai 77,7 persen saham Telkomsel, sementara SingTel yang merupakan mitra baru Telkomsel menguasai 22,3 persen, setelah pada awal November lalu secara resmi, SingTel mengambil alih seluruh saham KPN BV di PT Telkomsel senilai US$ 602 juta.

Komarudin menegaskan bahwa niat melepas saham tersebut masih sebatas wacana karena saat ini masih terus dikaji dan akan menunggu keputusan RUPS Telkom yang dijadwalkan berlangsung awal tahun depan. "Telkom saat ini sangat membutuhkan uang," katanya.

Oleh karena itu nantinya hasil penjualan saham Telkom di Telkomsel, lanjutnya, akan digunakan antara lain untuk investasi baru seperti pembangunan jaringan, penggantian kabel dengan serat optik, membayar biaya kerjasama operasi, serta pembayaran deviden kepada pemerintah.

Ia juga mengatakan, penjualan saham tersebut merupakan alternatif untuk mendapatkan dana. Telkom menilai penjualan saham itu lebih menguntungkan ketimbang harus meminjam.

"Saat ini kita sama sekali belum menentukan pastinya jumlah saham yang akan dilepas, termasuk penetapan harganya," katanya. Namun yang pasti, lanjutnya, Telkom tidak mau saham tersebut dihargai sama dengan saat SingTel membeli saham KPN Belanda. "Kita harus mendapatkan harga yang lebih tinggi," katanya.

Komarudin juga mengakui Telkom saat ini sangat membutuhkan dana besar untuk investasi dan pengembangan hingga tahun 2005 antara lain untuk pembangunan 2,4 juta Sambungan telepon.

Dikatakannya, penambahan saham oleh SingTel tidak perlu dikhawatirkan sebab Telkom masih tetap menjadi pemegang saham mayoritas. "SingTel tidak mungkin merombak secara drastis kebijakan yang telah dijalankan saat ini," katanya.

Akuisisi SingTel secara tunai dari perusahaan Belanda KPN Mobile International (KPN), merupakan investasi SingTel pertama di perusahaan Indonesia dan sekaligus tercatat sebagai investasi terbesar perusahaan Singapura di Indonesia.

Jumlah pelanggan Telkomsel per akhir Juni 2001 mencapai 2,2 juta orang atau 47 persen dari total pangsa pasar, sehingga menjadi penyedia jasa telepon seluler terbesar di Indonesia. [Dh, Ant]

printer Versi Cetak email Kirim Berita ke Teman komentar Komentar Anda

 
spacer
sudut spacer sudut  

sudut spacer sudut
search calendar
<< 05 December 2001 >>
SuMTW ThFSa
dotdotdotdotdotdot1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031
spacer

All Daily News Magazine
sudut spacer
sudut sudut
spacer