spacer spacer spacer spacer
HUT RI ke-63 spacer Gatra Mobile

All Daily News Magazine
spacer spacer spacer spacer spacer spacer spacer
spacer

User ID :
Password :
Anggota baru ?
Lupa password ?

[ Indeks Berita ]
[ Daftar Komentar ]
sudut
spacer
NUSANTARA
spacer
 
Jaringan Narkotik Internasional
Polisi Australia Duga Ada Berton-ton Hasish Di Bali

Denpasar, 4 Desember 2001 17:30
Kepolisian Australia menduga kini di Pulau Bali disembunyikan narkoba jenis hasish dalam jumlah besar, yang diselundupkan dari negeri Barat oleh jaringan sindikat internasional. Berdasarkan hasil 'penciuman' pihak intelejen negeri Kanguru itu, barang terlarang yang mencapai jumlah ton-tonan itu, berada di Bali hanya untuk 'transit'.

"Sebelum sampai ke negara tujuan Australia," kata Ramzi Jabbour, petugas Kepolisian Australia di Denpasar, Selasa. Jabbour yang hadir bersama sejawatnya, Leig Dickson, mengemukakan hal itu usai bertemu Kapolda Bali Brigjen Pol Drs Budi Setyawan MSc.

"Jadi Bali hanya dipakai tempat singgah saja, sedang tujuan akhirnya adalah Australia," ucapnya. Senada dengan Jabbour, Dickson menduga para anggota sindikat pengedar narkoba selama ini hanya menunggu waktu untuk dapat
memasukkan barang tersebut dari 'gudang' persembunyian di Bali ke negeri Kanguru.

Menanggapi pernyataan dua anggota polisi Australia tersebut, Kapolda Bali menyebutkan sejauh ini pihaknya tidak mendeteksi adanya 'gudang' yang dipakai untuk menyembunyikan narkoba dalam jumlah besar di Pulau Dewata.

"Petugas intelejen dan reserse yang kita sebar ke lapangan, tidak pernah 'mencium' adanya hasish dalam jumlah besar di Bali," kata Brigjen Budi.

Sehubungan dengan itu, kepada tamunya Kapolda mengharapkan dapat menunjukkan tempat yang pasti atas barang terlarang yang diduga berada di Bali tersebut.

"Tolong tunjukkan tempatnya yang pasti, hari ini juga akan kamis sergap," ujar Kapolda menandaskan.

Terhadap permintaan jenderal berbintang satu itu, Dickson mengatakan, berdasarkan 'penciuman' pihaknya, hasish dalam jumlah besar itu telah diselundupkan ke Bali, sedang untuk detail tempatnya tidak dapat terdeteksi secara pasti.

"Ini penting diketahui baik oleh polisi Australia maupun Bali, sehingga kita secara bersama-sama dapat menyapu para pelaku pelanggaran narkoba yang memiliki jaringan secara internasional," ujar Dickson.

Baru Terjaring 2,7 kg

Sementara Kadispen Polda Bali AKBP Y Suyatmo menambahkan, jajaran Polda Bali memang pernah meringkus tersangka pelaku narkoba asal Australia, namun belum jelas keterkaitan si tersangka dengan jaringan pengedar narkoba internasional.

Tersangka Nico Ferdos (48), warga Austalia yang ditangkap setelah memiliki 2,7 kg hasish di rumah kontarakannya daerah Mengwi, Kabupaten Badung, belum dapat diketahui apakah dia juga anggota sindikat internasional, yang antara lain akan ambil bagian dalam upaya penyelundupan narkoba dari negara lain ke Australia.

"Nico Ferdos masih dalam pemeriksaan lebih lanjut, dan kini menjadi tahanan pihak Poltabes Denpasar, sehingga belum dapat diketahui perannya sebagai anggota jaringan internasional seperti yang diduga polisi Australia," kata Kadispen menjelaskan. [Dh, Ant]

printer Versi Cetak email Kirim Berita ke Teman komentar Komentar Anda

 
spacer
sudut spacer sudut  

sudut spacer sudut
search calendar
<< 05 December 2001 >>
SuMTW ThFSa
dotdotdotdotdotdot1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031
spacer

All Daily News Magazine
sudut spacer
sudut sudut
spacer