spacer spacer spacer spacer
HUT RI ke-63 spacer Gatra Mobile

All Daily News Magazine
spacer spacer spacer spacer spacer spacer spacer
spacer

User ID :
Password :
Anggota baru ?
Lupa password ?

[ Indeks Berita ]
[ Daftar Komentar ]
sudut
spacer
spacer
spacer
TEKNOLOGI & SAINS
spacer
 
Pesawat Super Sonik
Korea Selatan Segera Produksi Jet Latih Supersonic

t-50-koreaSeoul, 3 November 2001 17:31
KOREA Selatan, Rabu lalu (31 Oktober 2001), mengumumkan telah berhasil mengembangkan pesawat jet latih supersonic. Pesawat latih ini jadi pembuka jalan bagi negeri Ginseng itu untuk mengembangkan pesawat tempur sendiri.
Dan Korea berharap bisa mengekspor pesawat itu senilai 10 milyar dolar pada 2010.

Pesawat latih dengan jenis "T-50" itu diperagakan di pabrik pesawat udara Korea (Korea Aerospace Industries/KAI) di Sachon, 280 kilometer di selatan Seoul. Pesawat latih yang panjangnya 13,14 meter itu dapat terbang dengan kekuatan penuh hingga 1,4 Mach atau satu setengah kali kecepatan udara.

Korea Aerospace Industries (KAI) telah bekerja sama dengan perusahaan penerbangan Amerika Lockheed Martin Aeronautics sejak 1996 untuk mengembangkan T-50 Golden Eagle tersebut. Dan dipastikan sekitar 100 unit bakal digunakan oleh Angkatan Udara Korea.

T-50 akan menggantikan pesawat latih yang sekarang digunakan yaitu model T-37 dan T-38. Model terbaru ini diharapkan bisa digunakan untuk melatih pilot yang akan menggunakan pesawat tempur yang digunakan saat ini maupun pesawat tempur masa depan.

"Kami memperkirakan akan mengekspor T-50 saja sekitar US$ 10 miliar pada 2010," kata Presiden Kim Dae-jung dalam pernyataan sebelum acara peluncuran Rabu lalu tersebut. "Target kami adalah mendapatkan 25% pangsa pasar dunia di sektor ini," tambah Presiden Kim.

Korea Selatan berharap dapat mengekspor pesawat latih itu ke Turki, Israel, Spanyol dan sejumlah negara di Timur Tengah. Produksi secara komersial jenis pesawat itu akan dimulai pada tahun 2003.

Pejabat KAI menyatakan uji coba terbang pesawat itu akan dilaksanakan Mei atau Juni tahun depan dan mulai diantarkan ke Angkatan Udara Korea awal 2005.

Harga dari sebuah T-50 akan dibincangkan lagi dengan pemerintah Korea sebelum pesawat itu diantar. Tapi seorang analis pada Reuters, menyatakan bahwa harganya ditaksir sekitar US$ 18 hingga US$ 20 juta tiap ekor.

Sebelumnya KAI dan Lockheed Martin menyatakan akan membuat 1.100 T-50 antara 2005 hingga 2035, atau sepertiga dari pangsa pasar pesawat itu di seluruh dunia pada periode tersebut.

Pemerintah Korea telah menanamkan modal sekitar 70% dari pengembangan pesawat tersebut. Sisanya sekitar 17% ditanggung KAI dan 13 oleh Lockheed.

Tanggungjawab utama KAI, sebagai kontraktor utama, termasuk disain pesawat secara keseluruhan, pengintegrasian serta pembuatan komponen utama pesawat. Sedangkan Lockheed bertugas mengembangkan sistem avionik, sistem kontrol pesawat, dan sayap, serta menyediakan tenaga ahli bagi KAI. Namun pesawat itu akan menggunakan mesin pesawat F404-GE-102 buatan General Electric.

Pada November 2000, Lockheed Martin and KAI meneken kesepakatan untuk bersama-sama memasarkan T-50 dan ke seluruh dunia. "Pangsa pasar utama adalah Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah dan Singapura," kata mereka. [Dh,]

printer Versi Cetak email Kirim Berita ke Teman komentar Komentar Anda

 
spacer
sudut spacer sudut  

sudut spacer sudut
search calendar
<< 05 December 2001 >>
SuMTW ThFSa
dotdotdotdotdotdot1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031
spacer

All Daily News Magazine
sudut spacer
sudut sudut
spacer