spacer spacer spacer spacer
HUT RI ke-63 spacer Gatra Mobile

All Daily News Magazine
spacer spacer spacer spacer spacer spacer spacer
spacer

User ID :
Password :
Anggota baru ?
Lupa password ?

[ Indeks Berita ]
[ Daftar Komentar ]
sudut
spacer
spacer
spacer
NASIONAL
spacer
 
Menag: Jihad Jangan Gunakan Emosi

Semarang, 2 Desember 2001 14:40
Menteri Agama Prof Dr Said Agil Munawar mengatakan tidak melarang masyarakat untuk melakukan jihad asalkan tidak dengan emosi dan melakukan perusakan.

"Silahkan melakukan jihad asalkan jihad yang dalam arti yunifersal tidak dengan emosi, akan tetapi menggunakan hati nurani," katanya usai persemian Pusdiklat Buddhis Bodhidharma di Desa Pakopen, Bandungan, Ungaran, Semarang, Jateng, Minggu.

Hal tersebut dikatakan Menag menanggapi adanya penangkapan anggota Laskar Jihad dari Solo, Magelang dan Yogyakarta oleh Polres Ngawi saat hendak menyerang pemuda kampung Segaran, Ronggo, Jatim, Jumat (30/11).

Ia mengatakan, sekarang ini umat beragama di Indonesia sudah bosan dengan adanya kekerasan, dan yang mereka inginkan adanya kedamaian.

Sebab dengan adanya kedamaian maka diharapkan investor-investor asing dapat kembali menanamkan usahanya di Indonesia, katanya.

Ia mengatakan, pemerintah akan menindak tegas terhadap para pelaku yang melakukan perusakan, guna menegakkan hukum.

Kejadian di Ngawi tersebut menurut Menag, ada provokatornya, sebab selama ini di Jakarta aman-aman saja akan tetapi didaerah yang ribut.

Sementara itu Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Sumarsono mengatakan, kondisi di perbatasan Ngawi, Sragen sudah terkendali.

"Begitu ada berita maka kami cepat-cepat mencegatnya di daerah Sragen untuk menghindari terjadinya bentrokan fisik ," katanya

Menurut dia, dari pencegatan tersebut pihak keamanan mengamankan sekitar 38 orang dari Laskar Jihad, yang berasal dari Magelang, Yogyakarta dan Solo.

Kejadian penyerangan Laskar Jihad ke Ngawi tersebut bermula dari aksi sweeping yang dilakukan anggota Laskar Jihad Ngawi di kampung Segaran dan Ronggo, Kamis (29/11).

Laskar Jihad pada waktu itu mengobrak-abrik rumah yang ditengarai digunakan tempat berjudi dan meneumkan enam orang pelakunya lalu diserahkan ke Polres Ngawi.

Namun aksi itu dibalas oleh pemuda kampung Segaran dengan mendatangi Mapolres Ngawi untuk minta dilepaskannya keenam orang tersebut karena tuduhan Laskar Jihad tidak terbukti.

Saat mereka mendatangi Mapolres sempat terjadi ketegangan, namun akhirnya pemuda Segaran mengalah dan menyingkir dari Mapolres karena dihadang Laskar Jihad.

Pemuda Segaran akhirnya meninggalkan Mapolres dan pulang ke kampungnya, akan tetapi dalam perjalanan pulang mereka mendatangi rumah milik Mukiyi warga Jl Ahmad Yani yang dikenal sebagai Ketua Laskar Jihad Ngawi.

Rumah Mukiyi dirusak hingga porak-poranda, barang-barang yang ada didalam toko dikeluarkan dan diobrak-abrik. Dan tindakan atas kejadian tersebut membuat reaksi pada Laskar Jihad sehingga hampir terjadi bentrok fisik.

Kejadian tersebut ternyata berbuntut panjang petugas mendapat laporan adanya sekelompok Laskar Jihad dari Jateng yang akan datang ke Ngawi untuk membantu rekannya di Ngawi.

Petugas yang tidak ingin kasus itu makin panjang langsung malakukan sweeping, sekitar 100 petugas Polres dan Brimob dari Ngawi dikerahkan untuk mencegat semua kendaraan yang mengangkut Laskar Jihad tersebut.

Sekitar pukul 01.30 bus Eka yang mengangku sekitar 21 Laskar Jihad dan dua kendaraan yang ditumpangi Laskar Jihad akhirnya diamankan di Mapolres Ngawi.

printer Versi Cetak email Kirim Berita ke Teman komentar Komentar Anda

 
spacer
sudut spacer sudut  

sudut spacer sudut
search calendar
<< 02 December 2001 >>
SuMTW ThFSa
dotdotdotdotdotdot1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031
spacer

All Daily News Magazine
sudut spacer
sudut sudut
spacer