spacer spacer spacer spacer
HUT RI ke-63 spacer Gatra Mobile

All Daily News Magazine
spacer spacer spacer spacer spacer spacer spacer
spacer

User ID :
Password :
Anggota baru ?
Lupa password ?

[ Indeks Berita ]
[ Daftar Komentar ]
sudut
spacer
NUSANTARA
spacer
 
DAU
Tak Masuk Akal Penyelewengan DAU 50-60%

Kupang, 1 Desember 2001 14:54
SEKERTARIS Daerah Nusa Tenggara Timur (NTT), Drs Th. M. Hermanus mengatakan, penilaian dari kalangan tertentu yang menyebutkan, bahwa penggunaan dana alokasi umum (DAU) di daerah ini mengalami penyimpangan antara 50 sampai 60 persen adalah sesuatu yang mustahil.

Melalui Kabag Penerangan, Publikasi dan Dokumentasi Biro Humas, Drs Marsel Tupen Masan, di Kupang, Sabtu, Sekda
NTT mengatakan, komposisi penggunaan DAU saat ini adalah 60 persen untuk belanja pegawai dan rutin serta hanya 40 persen untuk pembangunan.

"Kalau 60 persen diselewengkan berarti para pegawai selama ini tidak terima gaji. Padahal, sejauh ini tidak ada gejolak
karena gaji para pegawai diselewengkan," katanya.

Setda menjadikan komposisi penggunaan DAU itu sebagai indikator untuk menilai, apakah mungkin, terjadi penyelewengan dengan persentase demikian besar seperti dikemukakan kalangan DPRD NTT yang menyebutkan sampai 50 hingga 60 persen.

Menurut Setda NTT, penggunaan kata penyelewengan DAU membawa kesan seolah-olah DAU dikorup oleh orang atau kelompok tertentu, padahal itu merupakan hak para pegawai dan belanja rutin sehingga roda pemerintahan hingga kini tetap berjalan.

Dia mengakui, kemungkinan ada yang menyalahgunakan DAU bisa terjadi, misalnya dana tertentu telah dialokasikan untuk sebuah proyek, namun kemudian digunakan untuk belanja mobil. Itu, katanya, berarti barang bukti dari penggunaan dana itu jelas, hanya penggunaannya tidak sesuai dengan peruntukan.

Sorotan mengenai penggunaan DAU ini, menjadi perhatian publik setelah Ketua Komisi Anggaran DPR-RI, Beny Pasaribu menilai, akumulasi penyimpangan DAU di semua daerah di Indonesia mencapai 40 persen.

Pernyataan Benny Pasaribu itu, kemudian dipertegas oleh kalangan DPRD NTT yang menilai, di daerah ini, penyimpangan
DAU mencapai 50 persen.

Karena itu, pada hari Jumat (30/11), Wakil Gubernur NTT, Drs Johanis Pake Pani, menyatakan, penggunaan dana alokasi umum (DAU) di kabupaten/kota di NTT, hingga kini belum ditemukan penyimpangan.

Melalui Karo Humas Setda NTT, Nani Kosapilawan, Wagub Pake Pani mengatakan, laporan mengenai penggunaan DAU dari semua kabupatena/kota di NTT belum tuntas, sehingga Pemprov NTT belum mendapatkan indikasi penyimpangan dimaksud. [Dh, Ant]

printer Versi Cetak email Kirim Berita ke Teman komentar Komentar Anda

 
spacer
sudut spacer sudut  

sudut spacer sudut
search calendar
<< 02 December 2001 >>
SuMTW ThFSa
dotdotdotdotdotdot1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031
spacer

All Daily News Magazine
sudut spacer
sudut sudut
spacer