spacer spacer spacer spacer
HUT RI ke-63 spacer Gatra Mobile

All Daily News Magazine
spacer spacer spacer spacer spacer spacer spacer
spacer

User ID :
Password :
Anggota baru ?
Lupa password ?

[ Indeks Berita ]
[ Daftar Komentar ]
sudut
spacer
ALKISAH
spacer
 
Iran-Pakistan dan Afgan
Setelah Taliban Kalah Iran-pakistan Rujuk

musharaf-iranIslamabad, 1 Desember 2001 14:13
IRAN dan Pakistan, dua negara Isolam di Asia itu rupanya mengabil hikmah diatas kekalahan penguasa Afganistan Taliban. Kemarin kedua wakil pemerintah menyatakan kekalahan Taliban membuka jalan bagi mereka untuk mengakhiri perbedaan dan memasuki "era baru hubungan".

"Setelah Taliban, tidak ada kesenjangan antara Pakistan dan Iran," kata Menteri Luar Negeri Iran Kamal Kharazi pada jumpa pers setelah berunding dengan Presiden Pakistan Pervez Musharraf. "Saya penuh harapan mengenai masa depan hubungan. Kami memasuki sebuah era baru hubungan antara Pakistan dan Iran," katanya.

Menteri Luar Negeri Pakistan Abdul Sattar mengatakan pada jumpa pers itu, "Kami kini telah terbebas dari bayangan Taliban. Matahari sedang bersinar dan kami akan memanfaatkan sepenuhnya keadaan itu untuk mengembangkan hubungan bilateral."

Kedua pihak menyebut perundingan dua hari antara para pejabat Pakistan-Iran yang dimulai Kamis itu sebagai "positif dan memberikan hasil". Dalam perundingan itu mereka sepakat bekerja sama bagi pembentukan pemerintah menyeluruh di Afghanistan.

"Kami mengadakan pembahasan sangat baik mengenai Afghanistan. Kini sudah waktunya bekerja sama dan membantu pembentukan pemerintah multi-etnik menyeluruh di Afghanistan," kata Kharazi.

"Saya yakin Pakistan dan Iran memiliki peran besar untuk dimainkan, tidak saja dalam pembentukan pemerintah yang bersifat luas namun juga dalam pembangunan kembali negara itu," lanjutnya.

"Iran dan Pakistan, saya yakin, memiliki peranan sangat penting di kawasan itu dan keamanan kawasan bergantung pada kerja sama mereka," tambah menteri Iran tersebut.

Pakistan dan Iran, yang berbatasan dengan Afghanistan, terpengaruh oleh perang saudara dan kekacauan tanpa henti di Afghanistan, dan masing-masing negara itu menampung jutaan pengungsi yang melarikan diri dari perang dan menjadi tempat persinggahan narkotika yang meninggalkan Afghanistan menuju pasar Barat.

Kharazi mengatakan, Iran dan Pakistan "banyak menderita" karena pengungsi dan kedua negara Islam tersebut menginginkan perdamaian dan stabilitas di Afghanistan sehingga para pengungsi bisa mulai pulang kembali ke negara mereka.

"Kami memutuskan membentuk sebuah komite bersama pembangunan kembali Afghanistan dengan bekerja sama dengan Program Pembangunan PBB dan organisasi internasional yang lain," kata Kharazi.

Pakistan adalah pendukung tradisional kelompok etnik yang dominan di Afghanistan, Pashtun -- yang membentuk milisi garis keras Taliban -- sedang Iran mendukung kelompok minoritas Syiah dalam Aliansi Utara anti-Taliban.

Sattar mengatakan, Pakistan akan menyambut baik pemimpin Aliansi Utara Burhanuddin Rabbani dan tokoh lain Afghanistan namun menekankan, ini bukan berarti pengakuan atas status atau peranan mereka dalam pemerintah mendatang Afghanistan.

Seorang pembantu Rabbani mengatakan kepada AFP di Kabul, Jumat, suatu pertemuan akan "segera" diadakan antara Musharraf dan Rabbani.

Menurutnya, Iran mengatur pertemuan itu, yang akan menjadi yang pertama antara Musharraf dan Rabbani sejak Aliansi Utara mendongkel milisi Taliban dari Kabul pada 13 November.

Sattar mengatakan, sejumlah pemimpin lain Afghanistan juga mengungkapkan keinginan untuk mengunjungi Pakistan untuk berunding dengan pemerintah Islamabad.

"Kami menghormati mereka semua dan kami akan menanggapi keinginan mereka pada waktu yang tepat," kata Sattar.

"Saat ini mata kami tertuju pada pertemuan Bonn. Setelah keberhasilan proses itu, Pakistan akan mempertimbangkan pengakuan pada pihak berwenang yang mewakili Afghanistan," kata menteri Pakistan tersebut.

"Kunjungan sebelum itu tidak berarti pengakuan atas kapasitas atau peranan pemimpin-pemimpin ini dalam pemerintah yang akan datang," tambahnya. [Dh, Ant]

printer Versi Cetak email Kirim Berita ke Teman komentar Komentar Anda

 
spacer
sudut spacer sudut  

sudut spacer sudut
search calendar
<< 02 December 2001 >>
SuMTW ThFSa
dotdotdotdotdotdot1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031
spacer

All Daily News Magazine
sudut spacer
sudut sudut
spacer