spacer spacer spacer spacer
HUT RI ke-63 spacer Gatra Mobile

All Daily News Magazine
spacer spacer spacer spacer spacer spacer spacer
spacer

User ID :
Password :
Anggota baru ?
Lupa password ?

[ Indeks Berita ]
[ Daftar Komentar ]
sudut
spacer
NUSANTARA
spacer
 
Aborsi
Pelaku Aborsi 59 Kali Ditangkap di Pontianak

Pontianak, 1 Desember 2001 14:05
SEORANG perawat dari RSUD dr Soedarso Pontianak, Hlm (35), ditangkap tim Serse Poltabes Pontianak, karena melakukan praktek aborsi (pengguguran kandungan) sebanyak 59 kali di rumahnya, Tanjung Raya I, kecamatan Pontianak Timur, Kalimantan Barat.

Tersangka Hlm ditangkap di rumahnya, Jumat (30/11) dini hari seusai melakukan praktek aborsi seorang yang bernama Fit (17). Sementara penangkapan itu dilakukan aparat dari Poltabes Pontianak, setelah pengaduan teman pria Fit, bernama Tiar (21) yang tidak terima dengan pengguguran kandungan itu.

Kepala Poltabes Pontianak, Ajun Komisaris Besar (Pol) Ismu Haryomo, SH, MM, saat ditemui usai upacara peringatan hari jadi Polisi Perairan dan Udara (Pol Airud) ke-51, di dermaga Satpol Airud Pontianak, menjelaskan, saat diperiksa tersangka mengakui telah 59 kali melakukan aborsi.

"Menurut dia (tersangka), warga datang dan minta sendiri untuk digugurkan kandungan," katanya. Namun menurut penjelasan Kepala Poltabes, aparat sejak lama mencurigai perbuatan yang dilakukan tersangka. Karenanya, saat mendapat laporan masyarakat, aparat langsung bertindak ke lokasi (TKP), jalan Tanjung Raya I yang juga menjadi tempat tinggal tersangka.

Tersangka sendiri, diketahui sehari-hari bekerja sebagai perawat di RSUD dr Soedarso Pontianak, lulusan Akademi Perawat Kesehatan Soedarso tahun 2000. Namun sudah menjalani praktek aborsi itu sekitar lima tahun, bahkan tempat tinggalnya saat ini sudah menyamai tempat praktek dokter ahli kandungan.

Selain tersangka, pemeriksaan aparat keamanan juga akan dilakukan terhadap istri tersangka dan sejumlah saksi lain.
"Tidak menutup kemungkinan pemeriksaan berkembang dengan adanya tersangka baru, karena belum diketahui praktek itu dilakukan karena desakan orang atau kemauan tersangka sendiri," jelasnya.

"dokter Hlm" Beken di Hiburan Malam

Sementara itu, sebuah sumber menjelaskan, Hlm dikenal kalangan pekerja seks dan wanita penghibur (karaoke/diskotik) Pontianak dan sekitarnya sebagai "dr Hlm" yang siap membantu jika mengalami kehamilan bukan atas keinginan sendiri.

Tarif yang ditetapkan Hlm dalam menjalankan prakteknya bervariasi namun dapat terjangkau masyarakat kelas menengah. Seperti terhadap Fit, Hlm mengenakan biaya Rp 1,6 juta dan itu pun dapat diangsur hingga proses pengguguran selesai.

"Perawat itu juga memiliki perlengkapan seperti yang biasa digunakan para dokter kandungan," kata sumber yang enggan disebutkan namanya.

Berkaitan dengan kasus penangkapan tersebut, Kepala Poltabes menduga karena tingginya angka pergaulan bebas di masyarakat. Keberadaan praktek aborsi Hlm itu diketahui warga atau calon pasien setelah mendapat informasi "dari mulut ke mulut". [Dh, Ant]

printer Versi Cetak email Kirim Berita ke Teman komentar Komentar Anda

 
spacer
sudut spacer sudut  

sudut spacer sudut
search calendar
<< 02 December 2001 >>
SuMTW ThFSa
dotdotdotdotdotdot1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031
spacer

All Daily News Magazine
sudut spacer
sudut sudut
spacer