spacer spacer spacer spacer
HUT RI ke-63 spacer Gatra Mobile

All Daily News Magazine
spacer spacer spacer spacer spacer spacer spacer
spacer

User ID :
Password :
Anggota baru ?
Lupa password ?

[ Indeks Berita ]
[ Daftar Komentar ]
sudut
spacer
spacer
spacer
APA & SIAPA
spacer
 
Jerman Berminat Buat Film di Bali

Jakarta, 19 November 2001 20:33
Produser film dari Jerman berminat membuat film di Pulau Bali, seluruh aktivitas pengambilan gambar dan skenario mendukung promosi pariwisata Pulau Dewata dan Indonesia di mancanegara.

"Film dengan judul `Tanah Impian` melibatkan 45 personil berlangsung selama sebulan, mulai Januari 2002," kata Kepala Badan Informasi dan Telematika Propinsi Bali, Drs I Gusti Ngurah Gde di Denpasar, Senin.

Gubernur Bali, Drs Dewa Beratha bersama Konsul Jerman di Bali, Georg Mertensmeyer sempat membicarakan hal itu secara serius dalam pertemuan di Denpasar.

Gusti Ngurah Gde yang mendampingi Gubernur Dewa Beratha dalam pertemuan itu menambahkan, ketertarikan pihak Jerman membuat film promosi pariwisata di Bali didasari atas pertimbangan, kondisi Pulau Dewata aman, nyaman dan layak sebagai daerah tujuan wisata.

Maraknya unjuk rasa di berbagai daerah di Indonesia seperti Jakarta, maupun daerah lain di Indonesia secara tidak langsung ikut memberikan kesan negatif terhadap kondisi pariwisata Bali.

"Kesan demikian sebenarnya tidak perlu terjadi, karena jarak antara Bali dengan ibukota Jakarta sangat jauh," ungkap Ngurah Gde.

Oleh sebab itu Jerman ingin ikut membantu promosi pariwisata Bali dengan membuat film yang nantinya dapat dinikmati pemirsa di mancanegara.

Gubernur Bali, Drs Dewa Beratha menyambut baik rencana pembuatan film yang membantu promosi pariwisata Bali di mancanegara. Namun semua ketentuan dan prosedur sesuai ketentuan harus ditaati.

Mentaati ketentuan yang berlaku itu untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dalam pengambilan gambar maupun jalannya skenario. Badan Informasi dan Telematika sebagai instansi teknis dalam pembuatan film oleh warga negara asing di Bali akan mendampingi selama proses pembuatan film di lapangan, ujar Ngurah Gde.

Tiga Stasiun

Ngurah Gde menjelaskan, selain produsen dari Jerman yang merencanakan membuat film di Bali, juga tim liputan dari tiga stasiun televisi penyiaran mancanegara melakukan `shooting` di berbagai obyek wisata dengan menitikberatkan segi keamanan dan kenyamann Bali, pasca tragedi peledakan World Trade Center (WTC) disusul serangan AS terhadap Afganistan.

Ketiga stasiun televisi itu meliputi Kanada, Jepang dan Perancis, mereka sudah selesai melakukan pengambilan gambar dan sudah kembali ke negara masing-masing.

Tim liputan televisi luar negeri selama melakukan aktifitasnya di lapangan juga didampingi petugas dari Dinas Infokom Bali, dengan harapan sasaran dalam mengabadikan itu tepat, sekaligus menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dalam penyiaran dikemudian hari," ujar Ngurah Gede.

Ngurah menambahkan, petugas pendamping dari Dinas Infokom terhadap pengabadian tim liputan televisi luar negeri itu sangat penting artinya dalam memberikan petunjuk, guna menghindari timbulnya hal-hal yang tidak diinginkan.

Tim liputan televisi asing itu antara lain mengabadikan kehidupan masyarakat di perkampungan seniman Ubud, Obyek wisata Tanah Lot, Kintamani, kawasan wisata Kuta dan Nusa Dua.

Penayangan tentang kondisi Bali oleh tiga stasiun televisi luar negeri itu juga membawa dampak positif bagi promosi pariwisata, di tengah lesunya kunjungan wisatawan mancanegara, ungkap Ngurah Gde.

printer Versi Cetak email Kirim Berita ke Teman komentar Komentar Anda

 
spacer
sudut spacer sudut  

sudut spacer sudut
search calendar
<< 02 December 2001 >>
SuMTW ThFSa
dotdotdotdotdotdot1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031
spacer

All Daily News Magazine
sudut spacer
sudut sudut
spacer